Blog

8 Penyebab Jerawat Tak Kunjung Sembuh

February 21, 2020
8 Penyebab Jerawat Tak Kunjung Sembuh image

Sudah menggunakan berbagai produk skincare dan melakukan treatment ini itu, tapi kenapa ya jerawatan terus?

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat. Berikut ini rangkumannya :



1. Perubahan Hormon

Perubahan hormon seperti saat menjelang periode menstruasi atau trisemester pertama masa kehamilan, dapat menyebabkan produksi minyak berlebih pada kulit wajah, proses regenerasi sel kulit mati yang melambat, hingga meningkatnya hormone androgen dalam tubuh. Hal ini membuat bakteri penyebab jerawat lebih mudah berkembang.



2. Masa Pubertas

Pada masa pubertas, maka aktivitas hormon meningkat. Kelenjar minyak pun akan memproduksi lebih banyak sebum dari kadar normal yang dibutuhkan kulit. Hal inilah yang dapat mengakibatkan meningkatnya potensi penyumbatan pori-pori, hingga akhirnya menjadi jerawat.



3. Genetik

Sama halnya dengan jenis kulit kering atau berminyak yang biasanya dipengaruhi oleh faktor keturunan, beberapa orang juga memiliki riwayat genetik kulit yang acne prone. Orang dengan riwayat genetik keluarga yang bermasalah dengan jerawat, maka akan lebih rentan mengalami permasalahan jerawat dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki genetik tersebut. Jadi permasalahan jerawat bukan hanya karena faktor eksternal ya, Ladies.



4. Gesekan Kulit dengan Benda Tertentu

Bagi Anda yang bermasalah dengan jerawat, coba Anda ingat-ingat kembali. Seberapa sering Anda mengganti sarung bantal kepala Anda? Untuk Anda yang perempuan, apakah Anda sudah rajin mencuci kuas/sponge Anda setiap kali selesai makeup? Faktanya ternyata gesekkan dengan sarung bantal saat tidur sangat berpotensi menyebabkan jerawat di pipi, sebab sarung bantal menempel juga dengan rambut kita yang kotor. Selain itu, peralatan/aplikator makeup serta helm/topi yang jarang dibersihkan pun dapat memicu timbulnya jerawat.



5. Stress

Saat stress, maka hormon di dalam tubuh menjadi tidak stabil. Dan seperti penjelasan di awal, saat produksi hormon mengalami perubahan maka produksi minyak menjadi berlebih, sehingga akhirnya memicu timbul  jerawat. Oleh karena itulah stress dapat menyebabkan jerawat dan bahkan dapat memperburuk kondisi jerawat, serta masalah kulit lainnya yang sudah ada. Jadi jangan stress yaa, Ladies.



6. Konsumsi Obat-obatan

Obat-obatan seperti Litium, Kartikosteroid, obat anti kejang, atau obat apapun yang menyebabkan perubahan hormon, dapat memberikan efek samping timbulnya jerawat.



7. Penggunaan Kosmetik/Makeup

Penggunaan makeup yang tidak dibarengi dengan proses pembersihan yang benar setelahnya, dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori oleh residu makeup. Bila sumbatan ini dibiarkan, kemudian bercampur juga dengan sebum dan penumpukkan sel kulit mati, maka akan bisa mengakibatkan infeksi bakteri, hingga akhirnya menjadi jerawat. Untuk itu, setelah pakai makeup biasakan untuk double cleansing yaa, Ladies.



8. Asap Rokok

Polusi dari asap rokok dapat merusak skin barrier, serta menyumbat pori-pori dengan debu dan kotoran yang terkandung di dalam asap rokok. Hal ini membuat kulit menjadi sulit untuk “bernafas”. Selain itu, kulit yang sering terpapar asap rokok juga dapat hilang kelembabannya, menjadi kusam, dan memicu penuaan dini.



Lantas, Bagaimana Cara Mengatasi Jerawat?



Secara garis besar penyebab semua jenis jerawat adalah karena penyumbatan pori-pori. Untuk itu cara mengatasinya bisa dilakukan dengan menggunakan chemical exfoliants, misalnya seperti BHA (salicylic acid). BHA bersifat oil soluble, sehingga dapat menembus masuk ke dalam pori-pori dan mengangkat sumbatan sebum & sel-sel kulit mati.



Acnoderm Roll-On dari Dr. Spiller mengandung bahan antibakteri untuk mengobati infeksi jerawat, BHA (salicylic acid) yang berfungsi untuk mengobati jerawat dengan mengangkat penumpukan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori, serta juga mengandung Bearberry Leaf Extract (natural alpha arbutin) yang berfungsi untuk membantu mencerahkan hiperpigmentasi dari bekas peradangan jerawat.



Diformulasikan dengan tekstur yang ringan seperti air sehingga cepat meresap, serta “non-greasy” dan tidak lengket saat dipakai. Selain itu, Acnoderm Roll-on juga berwarna transparan sehingga tidak meninggalkan residu apapun saat diaplikasikan di kulit. Dengan aplikator bermekanisme roll-on, sehingga memudahkan untuk digunakan kapan dan di mana saja.



For more skincare tips, follow us on :

Instagram @drspillerid

Facebook Page Dr.Spiller-Indonesia

Also visit us and shop at : www.drspiller.id

from has purchased
about ago