Blog

Banyak Produk Skincare Jadi Bingung Harus Mulai Dari Mana?

March 20, 2020
Banyak Produk Skincare Jadi Bingung Harus Mulai Dari Mana? image

4 Langkah Mudah Menjalankan Skincare Routine yang REALISTIS

Kini semakin banyak produk skincare yang ada di pasaran, mulai dari yang harganya sangat terjangkau hingga yang dibandrol dengan harga yang tak terduga mahalnya. Ditambah lagi dengan trend skincare routine yang kini semakin beragam, bahkan hingga muncul trend 10-15 steps skincare routine. Kalau begitu, apakah produk yang lebih mahal berarti selalu lebih baik khasiatnya? Dan apakah melakukan skincare routine dengan langkah yang lebih banyak berarti bisa semakin cepat memberikan kondisi kulit yang kita idamkan? Kenyataannya memilih untuk memakai produk skincare yang lebih mahal, atau melakukan skincare routine dengan langkah yang lebih banyak pun tidak berarti menjamin kamu akan mendapatkan kondisi kulit yang kamu inginkan dengan cepat.

 

Lantas dari sekian banyaknya produk dan trend skincare routine yang ada, sebenarnya mana yang paling esensial untuk digunakan dan dijalankan? Dan bagaimana urutan yang benar untuk mengaplikasikannya?



1. Always start with CLEANSING!

Selalu lakukan double cleansing pada rutinitas skincare di malam hari (pada pagi hari cukup lakukan cleansing 1x saja). Apa itu double cleansing? Mengapa harus repot-repot double cleansing? Double Cleansing berarti 2 tahap pembersihan wajah.

  • Pertama, gunakan oil based cleanser yang berfungsi untuk membersihkan makeup dan mengangkat minyak berlebih (excess sebum) pada kulit. FACT : makeup, sunscreen, dan sebum yang diprosuksi oleh kulit kita, bersifat larut dalam minyak, sehingga hanya bisa terangkat oleh pembersih yang juga mengandung  minyak (lipid). Contoh oil based cleanser yang ada di pasaran adalah cleansing milk, cleansing balm, cleansing oil.
  • Kedua, gunakan water based cleanser yang berfungsi untuk membersihkan debu kotoran yang bisa luruh dengan air, sekaligus mengangkat residu kotoran yang sangat mungkin masih tersisa dari pembersihan pertama. Contoh water based cleanser adalah cleansing gel, cleansing foam, cleansing (micellar) water.

Wajah yang bersih merupakan fondasi dari kulit yang sehat. Bila kulit kita masih dalam keadaan yang kotor, maka produk skincare lainnya yang kita pakai tidak akan bisa terserap dengan maksimal. Selain itu, penumpukan debu kotoran dan minyak berlebih di kulit juga akan memicu timbulnya jerawat dan komedo.



2. Never skip TONER. It balances skin pH level.

Apa itu pH? pH merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menentukan keasaman atau kealkalian (basa) suatu objek. Tingkat pH diukur dari 1-14, angka 1-6 menunjukkan pH asam, 7 berarti pH netral, sedangkan 8-14 menunjukkan pH basa. Kulit wajah normal kita memiliki tingkat pH yang kira-kira berkisar di angka 5.5. Sementara air normalnya memiliki tingkat pH 7. Karena memiliki pH yang berbeda, maka setelah kita mencuci wajah dengan air, pH kulit kita akan mengalami perubahan. Oleh sebab itu, kita perlu memakai toner yang fungsi utamanya adalah untuk menyeimbangkan/mengembalikan pH kulit kita ke level optimalnya. Selain itu, toner juga dapat membantu menambahkan hidrasi untuk kulit.

 FACT : Saat kulit tidak berada pada level pH yang optimal (pH normal kulit), maka produk skincare yang kita pakai, misalnya serum atau pelembab, tidak akan bisa terserap maksimal. Tingkat pH kulit yang tidak seimbang juga dapat memicu semakin mudah timbulnya permasalahan kulit seperti jerawat dan kulit kering.



3. Choose the right TREATMENT for your skin problem/concern.

Pemakaian serum/ampoule (termasuk eye treatment/cream) merupakan langkah pemberian perawatan atau nutrisi khusus untuk kulit. Serum/ampoule memiliki kandungan active ingredient dengan konsentrasi yang tinggi, dan biasanya digunakan untuk secara khusus merawat permasalahan kulit yang spesifik. Penting sekali untuk memilih serum/ampoule dengan kandungan active ingredient yang sesuai untuk permasalahan kulit kita.

 Berikut ini beberapa tips memilih kandungan serum/ampoule :

  • Gunakan serum/ampoule yang mengandung Vitamin C (Ascorbic Acid), atau Niacinamide (Vitamin B3), atau Alpha Arbutin (Bearberry Extract), bila kamu memiliki masalah kulit kusam atau hiperpigmentasi (warna kulit tidak merata).
  • Pilihlah serum/ampoule berbahan AHA (misalnya Glycolic Acid) yang berfungsi untuk mengangkat penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit (exfoliating) dan membantu menghaluskan tekstur kulit.
  • Serum/ampoule dengan kandungan Vitamin A (Retinol atau Retinoid) bisa kamu gunakan untuk mencegah timbulnya garis halus/kerutan dan penuaan dini.
  • Kandungan BHA (Salicylic Acid) cocok untuk kamu yang struggling dengan jerawat dan pori-pori yang tersumbat (komedo).
  • Bila kamu kondisi kulit kamu kering atau dehidrasi, bahan aktif Hyaluronic Acid sangat efektif untuk membantu meningkatkan kadar air (hidrasi) pada kulit.
  • Sementara untuk kamu pemilik kulit sensitif atau jika kondisi kulit kamu sedang meradang, pakailah serum/ampoule yang mengandung bahan-bahan bersifat anti-inflamasi, seperti Centella Asiatica (Cica/Gotu Kola/Tiger Grass), Aloe Vera, Calendula, Chamomile, atau Oats. 



4. PROTECT your skin everyday & night.

Setelah membersihkan wajah, memakai toner dan serum, gunakanlah cream wajah untuk melindungi kulit agar “jerih payah” kamu tidak sia-sia. Cream wajah berfungsi untuk mengunci hidrasi (kelembaban) dan segala nutrisi dari serum/ampuoule yang telah kamu gunakan, sehingga dapat terserap ke dalam kulit dengan maksimal. Tanpa proteksi ini, hidrasi dan nutrisi tersebut akan teruap (evaporate) kembali ke udara.

FACT : Kulit kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menyerap dengan sempurna skincare yang kita gunakan. Bahkan kenyataannya nutrisi/manfaat dalam skincare akan lebih cepat teruap ke udara daripada terserap ke dalam kulit. Maka dari itu, dibutuhkan cream wajah sebagai pelindung yang mencegah terjadinya penguapan hidrasi dan nutrisi skincare ke udara.

Bila kamu malas menggunakan cream wajah pada pagi/siang hari karena takut merasa lengket, kamu dapat memilih cream yang bertekstur lebih ringan untuk pemakaian saat pagi/siang hari.

 Jangan lupa juga untuk menggunakan sunscreen selama paparan sinar matahari masih ada. “Saya hanya beraktivitas di dalam ruangan, sehingga tidak perlu memakai sunscreen.” Kenyataannya sinar UV dari  matahari dapat menembus ruangan tempat kamu beraktivitas. Maka dari itu, kamu tetap perlu menggunakan sunscreen.

FACT : Paparan sinar matahari pada kulit yang tidak terlindung dengan sunscreen dapat memicu terjadinya penuaan dini, timbulnya dark spots, dan memperparah peradangan (bekas) jerawat.





For more skincare tips, follow us on :

Instagram @drspillerid

Facebook Page Dr.Spiller-Indonesia

Also visit us and shop at www.drspiller.id

from has purchased
about ago