Blog

Kulit Berminyak Tidak Butuh Pelembab. Mitos atau Fakta?

March 6, 2020
Kulit Berminyak Tidak Butuh Pelembab. Mitos atau Fakta? image

Banyak orang yang berpikir karena kulitnya sudah berminyak, maka tidak lagi butuh pelembab, hanya perlu mencuci wajah dan memakai toner/astringent. Bila Anda satu dari antara sekian banyak orang yang berpikir demikian, maka sepertinya Anda perlu mempelajari lagi mekanisme dan cara kerja kulit yang sesungguhnya.

 

Walaupun terkesan kontradiktif, semua jenis kulit termasuk yang berminyak sekalipun tetap butuh pelembab (moisturizer). Faktanya dengan menggunakan pelembab yang tepat, justru dapat membantu mengontrol produksi minyak di kulit dan memperbaiki tekstur kulit.


Mengapa demikian?

Sebagian besar orang biasnya mengatasi minyak berlebih di permukaan kulit dengan cara lebih sering mencuci wajah. Padahal mencuci wajah hanya akan mengangkat minyak di permukaan kulit saja, tetapi tidak memberikan hidrasi pada kulit. Ini menyebabkan permukaan kulit menjadi kering, sehingga “kekeringan” ini memberikan sinyal kepada kelenjar minyak di bawah permukaan kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak lagi. Inilah sebabnya kulit menjadi semakin berminyak, dan karenya pelembab dibutuhkan untuk mempertahankan keseimbangan kelembaban di permukaan kulit.



Lalu, pelembab seperti apa yang cocok dan nyaman digunakan oleh pemilik kulit berminyak?

2 Tips Memilih Pelembab untuk Kulit Berminyak


1. Oil-free Formula & Light Texture

Bagi kulit berminyak, pilihlah pelembab dengan formula yang berbahan dasar air atau gel. Hindari menggunakan pelembab yang formulanya berbahan dasar minyak dan bertekstur krim kental. Biasanya tekstur pelembab yang oil-free (bahan dasar air atau gel) akan terasa lebih ringan di kulit dan tidak memberikan efek lengket (greasy feeling), sehingga akan lebih nyaman digunakan oleh kulit berminyak.



2. Check The Ingredient List

Pelembab dengan bahan dasar air biasanya memiliki kandungan dengan akhiran –icone, misalnya silicone atau dimethicone. Kandungan dimethicone dapat melembabkan kulit sekaligus memberikan tampilan kulit lebih matte.

Pastikan pula pelembab bersifat non-komedogenik. Formula pelembab yang non-komedogenik sudah dipastikan tidak akan menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat. Namun bila Anda merasa perlu memakai pelembab yang sekaligus dapat melawan jerawat, Anda dapat memilih pelembab yang mengandung bahan aktif seperti salicylic acid atau tea tree. Pelembab yang mengandung AHA seperti asam laktat atau asam glikolat juga ideal untuk kulit berminyak. Berbagai kandungan tersebut dapat membantu penyerapan lebih baik dan mempertahankan kelembaban kulit tanpa memberikan minyak tambahan. Hindari pelembab yang mengandung paraffin atau cocoa butter, sebab justru dapat menambahkan jumlah minyak di kulit dan menyebabkan sumbatan pori-pori.



Salah satu pelembab yang oily skin friendly adalah Dr. Spiller Q10 Oxygen Complex Light

Dengan kandungan utama Co-enzym Q10, Vitamin C, dan Vitamin E, untuk menyuplai sumber antioksidan tinggi bagi kulit. Juga mengandung Hyaluronic Acid untuk menjaga kadar hidrasi dan kelembaban, serta Aloe Vera yang secara natural mengandung Vitamin A, Vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B6, B12), dan Zinc. Diformulasikan dengan tekstur yang ringan (light), sehingga tetap nyaman digunakan oleh kulit berminyak.




For more skincare tips, follow us on :

Instagram @drspillerid

Facebook Page Dr.Spiller-Indonesia

Also visit us and shop at www.drspiller.id

from has purchased
about ago